Rabu, 10 Desember 2014

Coretan Kecilku | Fan Fiction Kyuhyun Dan Seohyun ( My Memories About You )

        Angin sore berembus begitu kencang menyayat dan menggores tipisnya kulitku. Kenanganku denganmu pada 3 tahun yang lalu masih kuingat. Dan kini aku baru menyadari jika hari-hari yang biasa ku lewati bersamamu kini sudah terbang pergi dan menghilang . Di sini , di tempat ini , aku menunggumu sendiri. Air dingin yang jatuh perlahan dari mataku,seperti mengisahkan kesedihanku tanpa dirimu. Mengapa harus seperti ini ?. Bisakah semua terulang kembali ?. Kesalahanku membawamu pergi menjauh . Rasanya, di sini begitu sepi dan hampa. Tiada lagi senyum mu yang kusuka , tiada lagi candamu yang membuatku tersenyum. Kini semua hanya dipenuhi dengan kenangan yang aku tahu tidak akan bisa kuulangi lagi. Aku tidak peduli walaupun tajamnya tetes hujan menghantamku , atau dinginnya malam yang menusuk tiap inci kulitku , aku tetap tidak akan peduli. Aku akan tetap menunggumu datang walau mungkin kau tidak akan datang. Tidak apa-apa , walau kaki ini begitu letih berdiri menunggumu , aku tetap tidak akan beranjak pergi. Di halte bus sekolah tempat kita bersama menghabiskan waktu menunggu bus sekolah yang datang , aku masih menunggumu disini. Beribu-ribu pertanyaan tentangmu , rasanya tak bisa kuhilangkan dari fikiranku. Aku hanya bisa menunduk dan mennyesalkan hal bodoh yang aku lakukan. Maaf, hanya itu yang bisa aku ucapkan padamu tentang kesalahanku padamu. Maaf , maaf , maaf  . Kumohon jangan pergi. Tetaplah disini. Maaf , maaf , dan maaf.

* Flash Back 3 Tahun lalu *

       Hmmm , pagi yang cerah . Ucapku sambil tersenyum. Mataku masih berusaha menyesuaikan cahaya yang masuk. Hari ini aku begitu bahagia . Entah kenapa ? aku juga tidak tahu. Mungkin alasannya karena .....''DIA". Dialah yang membuat hari-hariku bagai di surga. Saat pagi datang menyapa, aku akan begitu bahagia . Dengan begitu semangat aku akan langsung mandi dan menyiapkan diri untuk pergi ke sekolah. Terkadang aku sampai lupa , jika itu adalah hari minggu. Aku akan tetap bersiap sekolah. Sampai akhirnya ibuku akan memberitahukan padaku , jika itu adalah hari minggu. Lucu ya ? Hanya karena dia,hidupku berubah sekarang. 
       Uuhhuk ,uhhuk . Aku tersedak karena meminum susu dengan terburu-buru. Aku ingin cepat - cepat sampai disekolah dan bertemu dengannya. " Aduh , Seohyun . Jangan terburu-buru gitu dong. Jadi tersedakkan ? " Keluh ibuku. " Udah ya bu , aku buru-buru . Udah telat nih'' ucapku pada ibu. Aku segera berlari mengambil tasku di kamar dan langsung mencium tangan ibuku . " Bu, aku buru-buru nih , udah telat soalnya. Dah Ibu... ". Aku langsung berlari . " Hah? Telat ?. Tapi inikan baru jam 6 . Dasar Seohyun " Ucap ibu sambil menggelengkan kepala karena kelakuanku.
        Aku terus saja melirik jam kecil di tanganku. Yah , inilah kebiasaanku. Walau hari masih pagi , aku sudah berangkat sekolah. Aku akan berdiri terus di depan gerbang sekolah sampai ia datang. Jika ia datang , pasti akan ada banyak perempuan yang mengikutinya. Yah, maklumlah karena dia adalah ketua Osis di Sekolah. Selain dia pintar dan juga baik hati , dia juga memiliki wajah yang tampan banget. Jadi , siapa yang tidak ingin memiliki pacar seperti dia ?. 
        Ah , akhirnya dia datang juga . Batinku dalam hati. Banyaknya adik kelas yang mendekatinya, dan membuatku harus berteriak untuk memanggilnya. '' Kyuhyun " teriakku memanggilnya . Ia menengok kearahku dan tersenyum begitu manis . Namanya Kyuhyun. Dia adalah lelaki yang kuceritakan tadi. Kami memang sangat dekat. Dia adalah teman SMP ku . Dan aku rasa, ini juga adalah suatu keberuntungan karena bisa satu sekolah lagi dengannya.
       Saat aku datang menghampirinya , secara otomatis semua adik kelas itu akan menyingkir pergi. Ini semua karena gosip yang beredar di sekolah. Mereka kira aku dan Kyuhyun berpacaran , padahal aslinya tidak. Kami hanya berteman. Yah , walaupun sebenarnya aku juga menginginkan gosip itu benar-benar terjadi. '' Seohyun . Kau benar-benar hebat karena telah menggusir segerombolan gadis-gadis itu. Aku risih banget. Mereka terlalu berlebihan dan akhirnya pipiku harus jadi korban cubitan mereka" ucapnya sambil tersenyum dan memamerkan deretan gigi putihnya yang rapih. " Tentu aja. Seohyun gitu !. Coba sini aku lihat pipimu ". Aku mendekat kearahnya dan memegang pipinya. " Hmm, pipimu sampai merah begitu. Apa sakit ? " tanyaku pura-pura kasihan.'' Iya , ini sakit banget dan rasanya agak sedikit perih." Keluhnya padaku .
         Aku masih berhadap-hadapan dengannya. " Kalau ini gimana ? sakit gak ? '' tanyaku padanya sambil mencubit pipinya dengan gemas. " Aaahhhh ...... Sakit tau . Kenapa sih malah ikut-ikutan nyubit juga?". Dia marah-marah dengan ekspresi yang begitu lucu dan imut. Mungkin karena kesal gara-gara tadi ku cubit , dia jadi langsung berjalan dengan cepat ke kelas. Aku berusaha mengejarnya " Hey , Hey . Tunggu  dulu !!. " ucapku. Aku segera meraih tangannya . " Kenapa ? marah ya ? . Ayolah jangan marah dong . Masa gitu aja marah. Kamu gak marah kalau adik kelas nyubit kamu , tapi kalau aku yang nyubit aja , kamu pasti ngambek kayak gini ". Keluhku padanya. Ia tetap tidak mau bicara. Ia hanya mengembungkan pipinya. Dan itu membuatku menjadi semakin ingin mencubit pipinya yang chuby.
         Dia hanya menatapku . Tiba - tiba aku melihatnya tersenyum. Aku juga menatapnya dengan senyuman. Tapi, beberapa detik kemudian aku tersadar . Dia tidak tersenyum padaku tapi pada yang lain. Seakan tidak memperdulikanku , ia langsung berjalan begitu saja. Aku menengok ke arah belakang. Ternyata Kyuhyun tersenyum pada Hyuna , teman sebangku ku. Mereka asik mengobrol dan berjalan masuk kelas tanpa melihat aku yang masih terpaku tidak bergerak sama sekali. Begitu mudahnya Kyuhyun tersenyum dan melupakanku saat ada Hyuna . Rasanya aku begitu marah pada mereka berdua. Apa mereka sama sekali tidak menganggapku ? . Dengan begitu marah aku masuk kelas dengan membanting pintu. Aku tahu , semua mata memandang ke arah ku. Aku melihat Kyuhyun dan Hyuna yang sedang asik mengobrol sampai kaget. 
          Ku tarik nafas dalam-dalam . Sambil berusaha menahan marah , aku tetap berusaha menjadi cool lagi . Dan menganggap bahwa tidak terjadi apa-apa. Tentu , semua teman di kelasku hanya mengatakan " Dasar Aneh " . Aku berjalan dengan cuek sambil menatap Hyuna dan Kyuhyun dengan dingin. Lalu dengan kasarnya aku menarik kursi ku dengan kencang. " Ada apa ? " tanya Hyuna padaku dengan tatapan bingung. "Gak papa kok . Tadi cuman kesel abis digigit semut " Ucapku dengan dingin. Hyuna dan Kyuhyun hanya tertawa saja . " Hahahah , jadi cuman gara - gara semut doang , kamu marahnya sampai segitu ". Kyuhyun terus tertawa mengejekku. Karena aku sudah tidak bisa menahan marah lagi , aku langsung berdiri dan mengatakan " Terkadang seekor semut yang kecil dan kau remehkan juga bisa membuatmu merasa sakit. Tapi sakitnya tidak akan sesakit saat ditusuk dari belakang " ucapku sambil menatap tajam ke arah Hyuna. Aku pun berjalan keluar kelas , dan saat sudah berada di luar kelas , aku berlari secepatnya . Aku pergi ke loteng paling atas di sekolah. Aku terus berteraik melampiaskan kemarahanku . Aku sama sekali tidak masuk kelas sampai bel istirahat. Dari atas , aku melihat ada keramaian  di bawah sana. Aku mencoba melihat dengan jelas . Aku begitu kaget dan mataku terbelalak . Aku melihat Kyuhyun sedang mengungkapkan perasaannya pada Hyuna. Air mata jatuh menetes secara tiba-tiba dari mataku. Rasanya ingin sekali aku lompat dari atas sini. Tapi , aku tahu ini sia-sia. 
          Entah , setan apa yang merasuk dalam diriku . Tanpa basa-basi , aku segera turun dan pergi ke kamar mandi. Dengan cekatan aku segera mengambil ember yang didalamnya masih ada air bekas pell an. Kekecewaanku telah membawaku pada hal yang salah. Aku menerobos keramaian. Kyuhyun dan Hyuna melihat kearahku. Dan entah kenapa ? tangan ini terasa bergerak sendiri.
          Byurrr..... Ya, baru saja aku menyiram mereka. Dengan lemas aku menjatuhkan ember itu begitu saja. Air mata masih menetes dari mataku. Hyuna dan Kyuhyun begitu kaget dan mereka seperti marah. Dengan perlahan ku balikkan badan. Dan mulai berjalan pergi. Hingga suara itu membuat langkahku terhenti. " Dasar tidak tahu diri !. Apa itu yang dinamakan sahabat?. " Teriak Kyuhyun dengan nada marah . Sejenak semua hening.
          Dengan berat hati dan air mata yang tidak bisa dibendung lagi , aku keluarkan semua emosi yang ada di dalam hatiku. Sampai rasanya hal ini begitu mencekikku dan membuatku sulit bernafas. " Sahabat ? Apa hanya sahabat ? . Lalu bagaimana jika aku menganggapmu lebih ? . Lalu , selama ini apa hanya pura-pura saja ? Untuk apa semua perhatian yang kau berikan selama ini ? apa itu hanya tipuanmu saja ?." Tidak ada satupun jawaban yang keluar dari mulutnya. Hingga aku harus menuntut jawaban darinya . " JAWAB.... Apa kau tidak dengar ? JAWABBB......" Teriakku padanya. Semua orang disekolah hanya bisa menyaksikan saja, mungkin ada yang bertepuk tangan dalam hati.
            Kyuhyun masih saja diam dan seperti kaget atas pernyataanku tadi. Dengan perlahan , kulangkahkan kakiku mendekati kyuhyun. Hyuna mencoba melarang dan mendorong ku . Tapi itu sama sekali tidak menggoyahkanku. Aku mencoba mendekat terus . Hingga akhirnya wajahku dan wajahnya hanya berjarak beberapa cm. Sambil menangis , aku masih berusaha untuk terlihat tegar. Mataku tidak henti-hentinya menatap matanya. Tapi ia hanya bisa menghindar . " Aku mencintaimu Kyuhyun , aku menyukaimu dari awal. Aku ingin lebih bukan sekedar sahabat. Apa kau tidak menyadarinya selama ini ?. Apa kau sama sekali tidak bisa melihat keberadaanku disini ?. Apa hanya dia saja yang ada di fikiranmu ? Lalu apa selama ini kau hanya pura-pura baik dan perhatian padaku ? Tolong jawab , tolong ,tolong " Ucapku pelan padanya sambil memegang bagian depan jas seragam sekolah yang dipakainya.
            Hanya ada keheningan disini. Hingga akhirnya suara itu memecahkan keheningan yang terjadi. " Aku hanya menganggapmu teman. Tidak lebih. Selama ini , aku tidak pernah serius padamu. Aku mendekatimu hanya agar aku bisa lebih dekat dengan Hyuna " Ucapnya begitu saja . Aku tidak tahu ? apa aku salah liat atau aku memang benar-benar melihat setetes air mata jatuh dari matanya. Dengan begitu lemasnya aku terjatuh dan beberapa menit kemudian aku sudah tidak sadarkan diri. Tetapi, aku masih bisa melihat Kyuhyun berada di depan wajahku . " Ternyata benar , kau menangis " Ucapku pelan sebelum akhirnya aku benar-benar tidak sadarkan diri.
            Beberapa jam kemudian , aku baru sadarkan diri. Perlahan kubuka mataku . Ruang UKS . Ternyata aku ada diruang UKS. Ingatan tentang kejadian tadi tiba-tiba terngiang lagi. Sakit , rasanya sangat sakit . Aku tidak bisa menahan lagi semuanya . Ya tuhan .... Kenapa kau lakukan ini padaku ?. Apa salahku padamu sampai kau memberikan luka yang begitu dalam padaku ? Kenapa ? Kenapa ?.
          Setelah beberapa menit , akhirnya aku bisa menenangkan diri. Dengan sisa tenaga yang kumiliki , aku  menyambar tas ku dan berjalan pulang. Ternyata sekolah benar - benar sudah sepi . Semuanya sudah pulang. Aku berdiri di halte bus yang biasa tempat aku dan Kyhyun menunggu bus sekolah. Aku  terus berdiri disana . Walaupun bus sekolah sudah datang aku masih tetap berdiri disini. Bayanganmu masih menemaniku disini. Tawa mu masih bisa kulihat , kau benar-benar seperti ada di depanku.
       Aku melihat bayanganmu pergi menjauh. Pergi ke sebrang jalan. " Jangan pergi , jangan pergi . Kumohon jangan pergi. Jangan  " Teriakku pada bayanganmu. Kau berjalan mundur sambil terus tersenyum padaku dan pergi ke sebrang jalan. Aku tidak sanggup menahan langkah kakiku . Aku berlari menyebrangi jalan tanpa menengok kearah kanan atau kiri. Di depan mataku hanya ada bayanganmu yang tersenyum dan mulai menjauh.Tanpa ku sadari dari arah kanan ada mobil yang melaju dengan begitu cepat. Hingga akhirnya......
        Tinnnnn..... Bruak ....... Aku terlempar . Darah bercucuran begitu banyak dan aku menyadari , mungkin waktu ku sudah habis. Dalam hati aku hanya bisa berkata " Ya tuhan jika sekarang aku harus pergi , aku tidak apa-apa. Aku tidak kuat menahan semua luka ini. Tolong , cabut saja nyawaku sekarang. Kumohon .....".
 
* FLASH BACK OFF *

      Sampai sekarang aku pun masih menunggumu disini , aku menunggumu. Terus , Terus dan sampai kapanpun . Sampai akhirnya aku bisa bertemu kembali denganmu . Dan mengucapkan ucapan perpisahan yang dulu belum sempat ku ucapkan.  My Love Kyuhyun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar